THE BOOK OF CODES

THE BOOK OF CODES

ZAYNUR RIDWAN

Penerbit

SALSABILA

HARGA

Rp49,000.00

diskon 30%

Rp   34,300.00

ADIPATI AGUNG, seorang pengusaha asal Solo, Indonesia, ditangkap oleh Polisi Keuangan Italia, Guardia di Finanza (GdF) pimpinan Alberto Zola, di sebuah kota kecil di Verbania, Italia, dekat perbatasan Swiss. Di dalam koper Adipati ditemukan surat-surat berharga senilai sepuluh miliar dolar. Setelah diteliti ternyata surat tersebut dinyatakan palsu.Setelah menawan Adipati, Zola mengejar dua orang lain yang terlibat persengkokolan ini, yaitu Shen, anggota triad China yang membawa surat berharga yang asli, dan Anna Petrova, yang menjadi penghubung keduannya. Ketika pengejaran terjadi, GdF tidak mengetahui bahwa ada orang lain yang juga mengejar kelompok yang sama, seorang pria besar berkarakter setengah Iblis bernama Beast.

Dalam penyelidikan, Zola bersama Interpol negara Belanda dan Jerman menemukan pesan misterius di atas selembar kertas tisu, bertuliskan HIDDEN TREASURE REVEALED, COLLAPS THE ECONOMY. Pesan ini membawa Zola bersatu dengan incarannya, Adipati dan Anna, berkeliling Eropa, tanah para Ksatria, demi mengungkap rahasia sebuah buku berisi kode-kode tersandi yang dapat digunakan untuk membuka The Black Screen, sistem keuangan yang sangat tertutup di Federal Reserve. Sistem ini selama puluhan tahun telah digunakan untuk menyembunyikan ratusan ribu metrik ton emas yang dicuri negara-negara barat dari negara-negara timur selama masa Perang Dunia. Emas itu dijadikan sebagai kolateral, khususnya di Amerika Serikat, untuk mencetak uang, mendistribusikan utang dan riba, serta menguasai keuangan negara-negara lain di seluruh dunia. Buku rahasia itu disebut The Book of Codes. Buku ini seharusnya diwariskan pemerintah kepada rakyat Indonesia dan dunia.

Hanya satu orang yang mengetahui petunjuk ke arah sang Pemegang The Book of Codes. Orang ini bernama Ruudje van Eijkmann, yang juga dikenal sebagai Lelaki Tua Ambon. Sayangnya, Ruudje yang memiliki darah Indonesia juga seorang petinggi Freemason Belanda dan mewarisi darah Ksatria Templar dari sang ayah. Tak mudah baginya membeberkan petunjuk itu.

Apakah mereka berhasil menemukan sang pemegang The Book of Codes?
Apakah mereka berhasil menemukan fakta pencurian aset buku itu?
Akankah para bankir Freemason dan penjaga harta karun kaum Templar bisa terus mempertahankan kekuasaan keuangan dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: